Dan Allah Ta’ala berfirman:
Artinya : Hai orang-orang yang beriman,
mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan)
shalat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”
(Al-Baqarah:153)
Dan Allah Ta’ala berfirman:
Artinya : Dan sesungguhnya Kami
benar-benar akan menguji kalian agar Kami mengetahui orang-orang yang
berjihad dan bersabar di antara kalian.” (Muhammad:31)
Macam-macam Sabar Menurut Ajaran Islam
Pada dasarnya sifat sabar dibagi dalam tiga kategori, yaitu:
1. Sabar dalam menghadapi cobaan.
2. Sabar dalam menjalankan perintah-perintah Allah.
3. Sabar dalam menjauhi hal-hal yang dilarang oleh Allah.
Pertama, sabar dalam menghadapi cobaan
atau ujian (musibah). Setiap cobaan yang diberikan Allah merupakan
bentuk cinta kasih Allah kepada hamba-Nya. Setiap cobaan yang datang
kepada kita membuka pintu pahala bagi kita. Dan dengan sabar menghadapi
setiap cobaan yang datang maka kita akan dengan mudah memperoleh pahala
yang telah dijanjikan Allah.
Namun bila kita tidak bisa sabar maka
yang kita peroleh hanyalah cobaan tersebut tanpa ada pahala yang
menyertainya. Hendaklah kita selalu ingat bahwa Allah Maha Mengetahui
akan kemampuan setiap makhluk-Nya. Untuk itu Allah tidak akan memberi
cobaan kepada seseorang di luar kemampuan orang tersebut. Orang yang
cerdas akan selalu berjiwa besar, berpikiran lapang, berjiwa tenang dan
tahan menerima cobaan. Mereka terus berusaha dan berpasrah diri pada
Allah.
Allah berjanji bahwasanya orang yang
sabar dalam menghadapi musibah maka pada hari kiamat nanti Allah akan
memberikan kepadanya seratus derajat di surga dan jarak setiap derajat
adalah seluas antara Arasy dan bumi. Allah berjanji akan memberikan
jalan keluar bagi orang yang sabar dalam menghadapi cobaan yang
diberikan kepadanya. Dalam hal ini Allah swt. berfirman:
Artinya: Barang siapa yang bertakwa
kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar, dan
memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.” (QS.
ath-Thalaq: 2-3).
Maksudnya, segala ujian dan cobaan dalam
hidup akan berakhir dengan mendapatkan hasil yang terbaik bagi seseorang
yang memiliki kesabaran, dan ketakwaan yang teguh kepada Allah.
Macam-macam Sabar Menurut Ajaran Islam
Sabar dalam islam
adalah sabar dalam menjalankan perintah-perintah Allah. Sebagai orang
Islam kita memang mempunyai kewajiban menjalankan perintah-perintah
Allah. Kita harus sadar bahwa di dalam setiap kewajiban-kewajiban yang
dibebankan Allah kepada hamba-hamba-Nya terdapat hikmah yang baik bagi
diri sendiri ataupun bagi orang lain.
Oleh karena itu, jika kita menjalankan
segala apapun perintah-perintah Allah dengan sabar maka kita dapat
merasakan nikmat sabar itu sendiri dan setiap ibadah yang kita lakukan
akan terasa lebih indah. Allah juga berjanji bahwasanya orang yang sabar
dalam menjalankan ketaatan kepada Allah maka pada hari kiamat nanti
Allah akan memberikan kepadanya tiga ratus derajat di surga dan jarak
setiap derajat adalah seluas antara langit dan bumi. Sabar dan taat
dalam menjalankan perintah Allah terdapat dalam firman-Nya:
Artinya: “Sesungguhnya kami dapati
dia (Ayyub) seorang yang sabar, dialah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya
dia amat taat (kepada Tuhannya). (QS. Shad: 44).
Sabar dalam menjauhi hal-hal yang
dilarang oleh Allah. Sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk selalu
menjauhi hal-hal yang dilarang oleh Allah. Akan tetapi jika kita
menjauhi hal-hal yang dilarang Allah dengan berat hati maka hal tersebut
hanya akan menjadi beban bagi diri kita. Kita seharusnya juga sadar
bahwa hal apapun yang dilarang Allah pasti hal tersebut membawa akibat
buruk bagi kita jika tidak menjauhinya.
Allah juga berjanji bahwasanya orang yang
sabar dalam menjauhi dan meninggalkan larangan Allah maka pada hari
kiamat nanti Allah akan memberikan kepadanya enam ratus derajat di surga
dan jarak setiap derajat adalah seluas antara langit ketujuh (langit
yang tertinggi) dan bumi yang ketujuh (bumi yang terbawah). Dalam
firman-Nya disebutkan:
Artinya: “Jika kamu bersabar dan
bertakwa maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut
diutamakan.” (QS. ali-Imran: 186).
Allah swt. juga memberi tahu kita agar
berhati-hati dan tetap bertakwa menanamkan kesabaran dalam hati di saat
menghadapi cobaan karena cobaan yang diberikan Allah bukan hanya berupa
musibah, harta yang dimiliki juga merupakan cobaan. Sebagaimana
dinyatakan dalam firman-Nya:
Artinya: “Kamu pasti akan diuji dengan
hartamu dan dirimu. Dan pasti kamu akan mendengar banyak hal yang
menyakitkan hati dari orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan
dari orang-orang musyrik.” (QS. ali-Imran: 186).
Dari macam sabar yang telah diuraikan di
atas, yang paling dikenal dalam lingkungan kita sehari-hari adalah sabar
dalam menghadapi cobaan (musibah).
Tanam dan pupuklah sifat sabar yang ada
dalam diri kita karena dengan kesabaran, kebahagiaan hidup akan dapat
kita capai. Dan selalu ingatlah kepada Allah karena Allah senantiasa
bersama dengan orang-orang yang sabar yang selalu ingat kepada-Nya.
Sabar juga akan mengangkat derajat kemanusiaan menuju taraf yang lebih
tinggi
ConversionConversion EmoticonEmoticon