selanjutnya macam macam ibadah


8.   Dalil isti’anah (memhon pertolongan): Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman :



wa-aniibuu ilaa rabbikum wa-aslimuu lahu min qabli an ya/tiyakumu al'adzaabu tsumma laa tunsharuuna


Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).

dan diriwayatkan dalam hadits:

"Apabila kamu memohon pertolongan, maka mohonlah pertolongan kepada Alloh (2)

(2) Hadits riwayat at-tirmizi dalam al-Jami' Ash-Shahih, kitab Syafa'at Al-Qiyamah War-Raqaiq Wal-Wara', bab 59. dan riwayat imam Ahmad Musnad (Beirut; Al-Maktab Al-islami,1403 H), Jilid I, hal 293,303,307

9. Dalil isti'adzah (memohon perlindungan):

Allah  Subhanahu wa Ta'ala berfirman :



qul a'uudzu birabbi alfalaqi


Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh,


dan Firman-nya:


qul a'uudzu birabbi alnnaasi


Katakanlah: "Aku berlidung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.

  10. Dalil istighotsah (memohon pertolongan untuk dimenangkan atau diselamatkan) : 

Allah  Subhanahu wa Ta'ala berfirman



idz tastaghiitsuuna rabbakum faistajaaba lakum annii mumiddukum bi-alfin mina almalaa-ikati murdifiina


(Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu: "Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepada kamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut".

(QS. al-Anfal [8]:9)

 11. Dalil dzabh (menyembelih): 

Alloh  Subhanahu wa Ta'ala berfirman :



qul inna shalaatii wanusukii wamahyaaya wamamaatii lillaahi rabbi al'aalamiina


Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.



laa syariika lahu wabidzaalika umirtu wa-anaa awwalu almuslimiina


Tiada sekutu bagiNya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)".


(QS.al-An'am [6]:162-163)

Dan dalil dari sunnah :

"Alloh melaknat orang yang menyebelih (binantang) bukan karena Alloh" (3)
(3) Hadits riwayat Muslim dalam Shahihnya kitab Al Adhahi, bab 8. dan riwayat imam Ahmad dalam Al-Musnad, jilid 1, hal 108 dan 152.

12. Dalil nadzar. Firman Alloh

Subhanahu wa Ta'ala berfirman :



yuufuuna bialnnadzri wayakhaafuuna yawman kaana syarruhu mustathiiraan


Mereka menunaikan nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana.


(QS. al-insan [76]:7).

 

 

 

 

 

Previous
Next Post »