Satu langkah lebih baik dari pada seribu angan-angan



“Syaitan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal syaitan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka.” (QS. An nisa’ :120)
Thulul amal atau kata lainnya adalah panjang angan-angan. Sadarilah kalau panjang angan-angan itu sangat berbahaya terhadap keadaan hati. Panjang angan-angan ialah suatu penghalang terhadap semua kebaikan dan amal taat.
Adapun akibat Thulul amal ialah :
1. Bermalas-malasan  menjalankan amal ibadah.
Salah satu dari sekian banyak akibat yang ditimbulkan Thulul amal diantaranya ialah malas beribadah. karena angan-angan yang panjang maka untuk berbuat kebaikan, beramal ibadah,mengerjakan perintah Allah pasti selalu ditunda-tunda. Hal ini karena org tsb beranggapan, besok masih ada waktu. Padahal sesungguhnya kebanyakan jerit tangis penghuni neraka adalah dari orang yang biasa menangguhkan amal.

2. Menunda waktu bertaubat
Thulul amal menyebabkan seseorang menangguhkan taubat. Ini sangat berbahaya sekali dan dapat mencelakakan. Janganlah kita menunda-nunda bertaubat. Jangan mengulur waktu, dan membiasakan diri beranggapan besok hari esok masih ada.
3. Menumpuk Harta dan Jatuh Cinta kepada Dunia.
Selain malas beribadah dan malas bertaubat, sesungguhnya thulul amal itu akan menjadikan hati kita jatuh cinta kepada dunia. hal yang demikian itu sangatlah merusak amal ibadah. Sebab kalau orang sudah gemar menumpuk harta benda dan mengejar kesenangan dunia, pastilah hatinya telah dikotori oleh penyakit. Akhirnya jauh dari Allah dan hidayahNya.
Setiap saat hatinya tak pernah dipakai untuk memikirkan kepentingan Akhirat, namun digunakan untuk memikirkan rejeki dan kesenangan dunia belaka.
4. Lupa Kematian dan Alam Kubur.
Keburukan lainnya yang ialah hati jadi membatu dan membuat diri menjadi lupa segalanga. Orang yang suka menghayal biasanya khayalannya melampaui kematiannya, “kalau aku berusia sekian puluh tahun nanti, aku harus begini dan begitu” Akhirnya karena angannya yang melambung jauh, lalu ia tak sadar bahwa mungkin kafannya sedang ditenun.

Al-Hasan r.a berkata, Rasulullah bertanya kepada para sahabatnya:“Apakah kalian semua ingin masuk surga?” Para sahabat menjawab, ‘Tentu yaa Rasulullah. Beliau lalu bersabda, “Kalau begitu jagan banyak angan-angan. Letakkan ajal kalian di depan mata. Dan merasa malulah kepada Allah dengan sungguh-sungguh.” [HR. Abu daud]

Sumber: http://dydyanaa.tumblr.com/post/99389495538/syaitan-itu-memberikan-janji-janji-kepada-mereka
Previous
Next Post »