Nama Buku : Journey to
Damascus
Ukuran/Hal : 20 x 14
cm / 384 halaman
Berat: 300 gram
Penulis:Abu Fatiah Al
Adnani
Penerbit: Granada
Mediatama
Harga : Rp 66.000
Resensi:
Belajar futuristik
tentang negeri Syam, dengan hanya berbekal informasi nubuwat akhir zaman, boleh
jadi akan mengantarkan kita pada kesimpulan yang bias. Bukan karena
nubuwat-nubuwat Rasulullah SAW tentang bumi Syam itu kurang memadai atau tidak
mewakili. Namun, pengetahuan kita tentang sejarah panjang negeri Syam baik pra
datangnya Islam atau pasca wafatnya Rasulullah adalah hal yang sangat penting
untuk memahami berbagai persoalan tentang negeri Syam. Terlebih bila kita
menyaksikan kenyataan yang teramat pedih dan memilukan tentang kondisi Suriah
hari ini. Maka, pengetahuan kita akan historis negeri Syam akan menyampaikan
kita bahwa kenyataan negeri Suriah hari ini memang tidak bisa dipisahkan dari
sejarah panjang negeri tersebut, baik secara psikologis maupun tabiat dan
karakternya. karenanya bila pada tiga buku sebelumnya tetralogi Damaskuslebih
banyak bercerita tentang masa depan bumi Damaskus dan negeri Syam secara umu,
maka Journey to Damascus menyajikan sesuatu yang berbeda. Buku ini justru
bergerak dari belakang. berangkat dari sejarah masa silam. Dan, inilah yang
paling mendebarkan; para pembaca akan diajak untuk berkelana dan mengembara ke
berbagai sudut negeri Damaskus dan seakan-akan terlibat langsung dan mengikuti
perjalan panjang para pelaku sejarahnya. Journey to Damascus, yang makna
harfiah-nya adalah PERJALANAN MENUJU DAMASKUS, hanyalah ikon judul saja. sebab,
sejatinya buku ini bukan hanya bertutur tentang Damaskus, melainkan keseluruhan
wilayah negeri Syam yang meliputi Palestina, Lebanon, Yordania, dan Suriah.
Bahkan, mungkin juga dengan negeri-negeri di sekitarnya. Sisipan kisah sebagian
relawan yang dimuat di buku ini semakin memperkaya pengetahuan kita tentang
kondisi riil negeri Syam. kisah-kisah para relawan itu menjadi jembatan yang
menghubungkan sejarah masa silam dengan realita kekinian yang mereka saksikan
langsung dengan mata kepala. Bahwa apa yang banyak disabdakan oleh Rasulullah
SAW sungguh bukan sekedar cerita atau dongeng semata. SEmoga buku ini akan
membuka banyak mata umat Islam untuk mau lebih peduli akan nasib negeri Syam,
negeri akhir zaman yang dijanjikan banyak kemuliaan. Amiin.
Pesan sekarang:
muhammadrizqi wa 089616991968/hp 089646409618

ConversionConversion EmoticonEmoticon