Judul:Biografi Utsman
bin Affan
Penulis:Prof.DR. Ali
Muhammad Ash-Shalabi
Cover:Hard Cover
Isi:608 hlm
Ukuran:16 x 24.5 cm
Berat:800 gram
Harga:Rp 125.000
Sinopsis:
Utsman bin Affan
Radhiyallahu Anhu adalah sosok Khulafa Ar-Rasyidun, yang dipilih dan dibaiat
pasca meninggalnya Umar bin Al-Khathab Radhiyallahu Anhu. Ia sosok yang sangt
istimewa, karena menjadi menantu dari dua putri Rasulullah Shallallahu Alaihi
wa Sallam; Ummu Kultsum dan Ruqayyah Radhiyallahu Anhuma.
Dialah satu-satunya
sahabat yang menikah dengan dua putri Rasulullah, sehingga mendapat julukan
"Dzunnurain" (Lelaki yang Memiliki Dua Cahaya). Rasulullah begitu
sangat menghargai sosok sahabat ini, sehingga pada suatu ketika, ketika Utsman
masuk untuk menemuinya, betis Rasululllah yang tersingkap segera beliau tutupi.
Kepada Aisyah beliau mengatakan, "Sesungguhnya aku malu kepada orang yang
para malaikat pun malu kepadanya." Atau dalam hadits lain, beliau
mengatakan, "Yang paling mempunyai sifat pemalu adalah Utsman."
Utsman bin Affan dikenal
sebagai khalifah yang tajir dan dermawan. Hartanya yang melimpah ia gunakan
berjihad di jalan Allah. Ia menjadi donatur kaum muslimin dalam beberapa
peperangan, juga menjadi donatur dalam memenuhi segala kebutuhan dan fasilitas
yang dikhidmatkan buat umat Islam. Setelah Perang Tabuk, Rasulullah Shallallahu
Alaihi wa Sallam bersabda, "Apa-apa yang dilakukan Utsman setelah ini
tidak mengapa (dimaafkan dosa-dosanya)."
Begitu cintanya
Rasulullah kepada sosok Utsman, maka ketika Utsman dikirim sebagai delegasi
kaum Muslimin untuk menemui para pemuka Quraisy di Makkah, kemudian tersiar
kabar bahwa dirinya dibunuh, Rasulullah segera mengumpulkan para sahabat untuk
melakukan baiat agar para sahabat tetap tegar dan berjuang untuk melawan kaum
kafir Quraisy. "Ini adalah yangan Utsman," ujar Rasulullah sambil
memukulkan telapak tangan kanannya ke atas tangan kirinya. Baiat tersebut
kemudian diikuti oleh sekitar 1.400 sahabat, yang siap membela kehormatan
Utsman bin Affan. Baiat itu kemudian dikenal sebagai "Baiatur
Ridhwan."
Utsman bin Affan
adalah sosok yang santun, lembut dan penyabar. Sifat inilah yang kemudian
dimanfaatkan oleh para pemberontak, baik dari kaum munafik maupun para pengikut
Ibnu Saba untuk menebar fitnah dan melakukan pergolakan pada masa pemerintahan
Utsman. Utsman dengan kesabaran dan kecerdikannya tidak terpancing dengan
berbagai aksi provokasi tersebut, semata-mata ia tidak ingin menumpahkan darah
dan tidak ingin terjadi huru hara yang lebih besar lagi.
Utsman mengetahui
peristiwa yang akan menimpanya, pemberontakan dan pembunuhannya, yang sudah
diprediksi dan disampaikan oleh Rasulullah kepadanya. Rasulullah bersabda,
“Barangsiapa yang selamat dari tiga hal, maka sesungguhnya dia selamat (beliau
menyebutnya tiga kali); Kematianku, Dajjal dan pembunuhan terhadap khalifah
yang sabar dengan kebenaran dan menyampaikannya." Pembunuhan terhadap
khalifah yang sabar yang dimaksud adalah Utsman bin Affan Radhiyallahu Anhu.
Ongkir Gratisan daerah
cibanteng bengket, proyek, kampus ipb, kampus dalam
biaya ongkir sesuai
alamat
jika berminat Hub : WA
089616991968
Nomor HP :
089646409618
Atas nama Rizqi


ConversionConversion EmoticonEmoticon